Asam Lambung Naik : 7 Ciri – Ciri yang Jarang di Sadari

Apakah anda pernah merasakan gejala sakit di bagian perut yang terasa begah atau mual, hingga sensasi terbakar di dada? Bisa jadi itu ciri – ciri asam lambung naik. Walaupun anda merasa tubuhmu sehat, tapi gejala asam lambung naik sering kali tidak di sadari sebagian orang yang bisa saja muncul kapanpun. Karena itu, kamu harus mengenali ciri – ciri asam lambung naik. Supaya bisa menyadari gejalanya hingga mengatasinya dengan mudah dan tidak semakin parah. Karena, kalau sudah memburuk maka akan mengganggu aktivitas anda hingga jadwal tidur menjadi tak teratur dan memperburuk malammu.

Perut Kembung & Mudah Bersendawa

    Perut yang terasa kembung dan sering bersendawa merupakan ciri-ciri asam lambung naik. Hal itu disebabkan oleh produksi asam lambung berlebihan yang menimbulkan gas di dalam perut. Akibatnya, perut jadi terasa penuh dan gas itu keluar melalui sendawa. Kembung dan bersendawa ini mungkin juga terkait dengan peradangan pada lapisan lambung yang disebabkan oleh bakteri H. Pylori yang bertanggung jawab atas beberapa kasus tukak lambung.

    Terasa Mual

    Beberapa pasien yang sudah biasa terkena refluks asam bisa merasakan sensasi mual yang berulang beberapa menit, lalu menghilang dan timbul kembali.

    Nyeri pada bagian Dada / Heartburn

    Nyeri dada yang berhubungan dengan Gerd disebabkan ketika empedu lambung memasuki kerongkongan. Rasa sakit ini, terkadang bisa sangat parah. Sehingga,sering di salah artikan sebagai serangan jantung. Sangat penting untuk mengetahui bahwa nyeri dada tidak boleh diabaikan dan segera cari bantuan medis dengan segera jika gejala nyeri dada muncul.

    Mengi & Batuk

    Gejala pada sistem pernapasan juga termasuk sebagai tanda awal refluks asam naik ke kerongkongan. Batuk dan mengi biasa terjadi akibat adanya iritasi pada tenggorokan hingga asam lambung sudah mencapai paru-paru dan menyebabkan iritasi.

    Kesulitan Menelan

    Disfagia atau kesulitan menelan dapat muncul ketika siklus refluks asam yang terus menerus menyebabkan jaringan parut dan penyempitan kerongkongan. Menelan makanan atau minuman bisa menjadi aktivitas menyakitkan.

    Sakit Tenggorokan

    Seperti nyeri dada atau kesulitan menelan, kerusakan berulang pada lapisan kerongkongan juga dapat menyebabkan sakit tenggorokan yang persisten. Beberapa pasien akibat keluhan ini merasakan serak pada suaranya. Meski begitu, beberapa yang lain tidak.

    Cegukan

    Cegukan terjadi akibat diafragma yang kejang secar tidak disengaja. Jika gejalanya muncul sesekali mungkin masih dianggap wajar. Akan tetapi, jika gejalanya terlalu sering dan berlangsung lebih lama, itu bisa menjadi ciri-ciri gejala awal penyakit asam lambung.

    Penyebab Asam Lambung Naik & Memburuk di Malam Hari

    Asam lambung yang memiliki ciri – ciri beragam dapat menjadi buruk pada malam hari, dengan menimbulkan rasa sakit yang berbeda sampai mengganggu istirahat malam kita. Hal ini ternyata di picu oleh ke-3 penyebab asam lambung naik dengan cepat pada malam hari berikut ini,

    Asam Lambung di sekresikan jumlah tinggi di malam hari

    Riset membuktikan kita memiliki ritme sirkadian dari sekresi asam lambung. Kadar asam lambung kita terbukti paling tinggi sekitar jam 8-12 malam dan menurun hingga titik terendah saat pukul 5-11 siang. Studi lain juga menunjukkan bahwa refluks asam dapat dipengaruhi oleh tahap tidur yang kita alami sehingga tidur REM mungkin memberikan perlindungan terhadap gejala asam lambung.

    Malam Hari, kita tidak menelan apapun saat tidur

    Saat terjaga, kita menelan sesuatu, makanan atau minuman, yang membantu membawa asam lambung kembali ke lambung. Aktivitas ini juga membantu membawa air liur, yang mengandung bikarbonat, ke perut untuk menetralkan asam lambung

    Gejala Refluks lebih buruk saat terbaring tidur

    Gejala asam lambung akan makin parah ketika tubuh kita berada dalam keadaan datar ke permukaan. Posisi ini membuat asam lambung mudah mengalir kembali ke kerongkongan, bukannya di perut seperti yang seharusnya.