Apakah kamu pernah merasa gelisah sepanjang malam, atau mengalami masalah tidur setiap harinya? Hal ini, bisa saja berkaitan dengan posisi tidur mu yang kurang tepat. Ketika tubuh berada dalam posisi tidur yang buruk, otak akan membunyikan alarm untuk bangun, sehingga menyebabkan pola tidur terganggu yang dapat berulang sepanjang malam. Alih-alih bangun dalam keadaan segar, kamu malah mengalami nyeri otot dan nyeri sendi. Otak membunyikan alarm saat kamu berada dalam posisi tidur yang kurang baik karena suatu alasan penting.
Seluruh tubuh kita —organ, otot, semuanya— bergantung pada aliran darah yang cukup agar bisa berfungsi. Tidur atau terjaga, aliran darah ini sangat penting untuk kelangsungan hidup kita.
Jika kamu tidur dalam posisi membungkuk, memutar, atau posisi lain yang membatasi atau mengganggu aliran darah, otak yang bekerja sebagai fungsi pelindung, akan memberi sinyal pada tubuh untuk bergerak, dan saat bergerak, kamu terbangun.
Hasilnya adalah tidur yang kurang memulihkan dan tubuh terasa nyeri dan penat setiap malam, bahkan jika kamu melakukan peregangan sebelum tidur. Untungnya, masalah ini dapat dihilangkan dengan mengubah posisi tubuh saat tidur.
Posisi Tidur Terbaik untuk redakan gejala Asam Lambung Naik
Salah posisi tidur saat asam lambung naik bisa membuat istirahat malam tidak berkualitas. Pasalnya, gejala asam lambung memang cenderung memburuk di malam hari karena posisi tubuh kita. Ketika dalam keadaan berdiri, gravitasi membantu menahan asam lambung tetap ada di perut. Namun ketika berbaring, asam lambung akan mudah mengalir kembali karena hilangnya gravitasi tersebut.
Jangan tidur terlentang
Penelitian membuktikan tidur terlentang adalah posisi terburuk bagi orang yang asam lambungnya sedang naik. Dalam posisi ini, asam lambung dengan bebas berpindah dari lambung ke kerongkongan sehingga memperburuk gejalanya.
Tidak tidur miring ke kanan
Jangan mengikuti cara tidur ini, saat asam lambung naik. Karena, tubuh perlu bekerja keras untuk melawan gravitas saat mengembalikan asam lambung ke perut. Dalam posisi ini, sfingter esofagus bagian bawah (LES) tenggelam dalam isi perut, sehingga asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan.
Cobalah, tidur miring ke kiri dan kepala sedikit tinggi
Posisi ini menempatkan LES pada posisi jauh di atas asam lambung sehingga mengalir dengan normal ke perut. Pastikan agar kepala tidak diatur terlalu tinggi agar bisa memberikan kelegaan yang sesuai tanpa memicu keluhan sakit leher atau bahu. Saat ini ada beberapa bantal khusus yang dijual pasaran untuk penderita asam lambung. Bisa juga dengan meletakkan bantal tambahan dibawah kepala dan punggung atas.