Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, tengah melakukan persiapan untuk menyambut Asian School Badminton Championship 2024. Karena, Indonesia akan menjadi tuan rumah. Kemenpora juga berencana, ajang 8th Asian School Badminton Championship 2024 akan di selenggarakan pada 25 Agustus – 02 September 2024, Jawa Tengah bagian Kota Semarang. Hal ini, langsung di konfirmasi oleh perwakilan kemenpora ketika lakukan audiensi dengan PJ Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana.
Kedatangan kami untuk membahas persiapan Indonesia sebagai sebagai tuan rumah 8th Asian School Badminton Championship di Semarang pada 25 Agustus hingga 2 September 2024,” kata Asisten Deputi Sentra Pembinaan Olahraga Prestasi (SPOP), M. Aziz Ariyanto
Aziz Ariyanto menyampaikan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait demi kesuksesan penyelenggaraan “Setelah melakukan audiensi dengan PJ Gubernur Jateng, kami dari Kemenpora akan terus melakukan koordiansi dengan Disporapar Jateng untuk menyukseskan acara tersebut,” kata Azis.
Indonesia Jadi Tuan Rumah, Kemenpora lakukan yang terbaik
Terpilih sebagai tuan rumah, kemenpora berjanji melakukan yang terbaik untuk menyiapkan 8th Asian School badminton championship 2024. Bahkan, Kemenpora RI, Dito Ariotedjo melakukan persiapan dari sekarang agar acara kejuaraan bulu tangkis pelajar asia benar – benar sempurna untuk dinikmati seluruh pelajar Asia yang berpartisipasi. Apalagi mereka mengejar prestasi dibidang olahraga, maka kemenpora pasti mempersiapkan yang terbaik, sekaligus menjalin persahabatan
“Kami ucapkan terima kasih kepada Pemprov Jateng yang mendukung kami,” Ujar Aziz.
Dalam kesempatan itu, Aziz juga mengapresiasi event Specta Jateng 2024 yang digagas oleh Pj Gubernur Jateng untuk mendorong promosi olahraga dan pariwisata kepada masyarakat.
Sementara itu, terpilihnya semarang sebagai wadah Asian School Badminton Championship 2024, karena Asisten Deputi Sentra Pembinaan Olahraga Prestasi, Muhammad Aziz Ariyanto mengatakan Kemenpora dan Pemprov Jateng memiliki pengalaman kerja sama yang baik dalam menyelenggarakan event tingkat nasional maupun internasional.
Dilansir dari jejak media, tahun 2019. Mereka berdua berhasil berkerjasama untuk perhelatan Asian School Games. Sehingga, pengalaman itulah yang menjadi tolak ukur.