Huawei resmi meluncurkan jam tangan pintar dengan spesifikasi setara Apple Watch. Smartwatch Huawei pertama kali launching pada Malaysia, tepat 13 Mei 2024. Sedangkan, di Indonesia 21 Mei 2024.
Pada Acara Huawei Innovative Product Launch di Kuala Lumpur Convention Centre, kami berkesempatan untuk mencoba dan melihat langsung cara kerja Huawei Watch Fit 3, serta beberapa produk gadget Huawei populer lainnya. Sekilas tampilannya, cukup similar dengan apple watch. Apalagi, bagian tali kulit dalam varian warna putih. Adapun varian tali yang bakal hadir di Indonesia adalah tali nilon (abu-abu), dan tali fluoroelastomer (hijau, putih, merah muda, dan hitam).
Sedangkan, Warna smartwatch yang tersedia di Tanah Air adalah Silver (abu-abu, hijau, putih), Pink (merah jambu), dan Tarnish (hitam). Setelah itu, kami mulai menjelajahi fiturnya ternyata sangat beragam dan dapat kita sesuaikan dengan kebutuhan tubuh kita.
Spesifikasi Huawei Watch Fit 3, dianggap Apple Watch Series Ekonomis
Apakah Huawei Watch Fit 3, dapat menyaingi Apple Watch? Kamu akan tahu, setelah melihat spesifikasi smartwatch series terbaru Huawei ini. Karena, hanya dengan harga 2jt-an. Kamu sudah bisa membeli Huawei Watch Fit 3 yang beberapa waktu ini sering kali dianggap apple watch series ekonomis.
Berikut ini keterangan spesifikasi Huawei Watch Fit 3,
Layar Besar
Huawei Watch Fit 3 mengusung layar AMOLED berukuran 1,82 inci dengan resolusi 480 x 408 piksel, kerapatan piksel 347 ppi, tingkat kecerahan (brightness) maksimum 1.500 nits, dan rasio layar ke bodi 77,4 persen. Layar ini memiliki tepi yang melengkung (curved). Menurut kami, layar yang lebih besar daripada panel Huawei Watch Fit 2 (1,74 inci) ini nyaman digunakan. Sebab, layar besar ini memungkinkan antarmuka (UI) smartwatch makin terlihat alias aksesibel, dan terasa lebih lebar.
Tingkat kecerahan ini memungkinkan kami untuk menggunakan smartwatch ini meski di bawah cahaya yang terang. Layarnya juga terasa mulus digunakan misalnya saat browsing dengan memanfaatkan rotating crown. Huawei tidak mengumbar refresh rate dari arloji pintar terbarunya ini.
Fitur Banyak Opsi
Seperti berbagai smartwatch Huawei sebelumnya, dibekali banyak fitur yang membantu kehidupan sehari-hari pengguna. Fitur ini sejatinya bisa dibagi menjadi dua, yakni fitur olahraga dan fitur kesehatan. Untuk olahraga, salah satu fitur yang mengalami peningkatan signifikan di Huawei Watch Fit 3 adalah Calorie Counter. Kini, fitur tersebut memiliki tampilan yang ditingkatkan untuk pengalaman pengguna (user experience/UX), desain yang dirombak, warna yang makin kaya, dan jenis huruf (font) yang diperbesar.
Bagi yang belum familier, Calorie Counter merupakan fitur yang membantu penggunanya melihat defisit kalori di layar, dengan berbagai metrik seperti asupan kalori, kalori aktif, dan kalori istirahat.
Hal ini dimungkinkan oleh sensor detak jantung yang tersemat di smartwatch Huawei Watch Fit 3.
Selain itu, pengguna dapat memanfaatkan buku harian diet untuk mencatat kalori dalam makanan sehari-hari, yang dilakukan dengan menggunakan aplikasi Huawei Health.
Kemudian, pengguna bisa melakukan analisis untuk melihat nutrisi apa yang dikonsumsi.
Contohnya, pengguna bisa melihat berapa gram karbohidrat, protein, dan lemak yang dikonsumsi. Masih bicara soal fitur olahraga, perangkat terbaru Huawei ini turut membawa fitur rekomendasi olahraga berdasarkan konsumsi olahraga, cuaca, dan kebiasaan olahraga.
Ada pula GPS bawaan, lebih dari 100 mode latihan termasuk lari trek baru, dan mode sasaran harian Three Rings. Mode ini memantau aktivitas fisik pengguna dengan tiga jenis daya, yaitu Move (berjalan), Exercise (berolahraga), dan Stand (berdiri).
Pengguna diajak untuk mencapai sasaran Three Rings setiap harinya untuk meraih kehidupan yang lebih sehat. Kami sendiri sudah mencoba fitur Calorie Counter.
Fitur ini bisa dibilang berfungsi, tetapi kami sendiri tidak mempunyai data pembanding, sehingga tidak mengetahui apakah data yang ditampilkan fitur tersebut sesuai dengan kondisi kami atau tidak.
Fitur Kesehatan Lengkap
Beralih ke fitur kesehatan, Huawei Watch Fit 3 dibekali Pulse Wave Arrythmia Analysis untuk memantau kelainan detak jantung dan kadar oksigen darah (SpO2) TruSeen 5.5 dengan akurasi yang tinggi.
Pengukuran berbagai macam aspek kesehatan ini juga mengandalkan sensor yang disematkan di Huawei Watch Fit 3.
Huawei Watch Fit 3 dilengkapi fitur kesehatan untuk perempuan seperti kalender bulanan, catatan kesehatan untuk keluarga, dan fitur pemantauan tidur Huawei TruSleep yang komprehensif.
Ketika bangun dari tidur, pengguna akan disuguhkan penilaian seberapa baik tidur tersebut.
Nantinya, smartwatch akan memberikan tips agar pengguna bisa beristirahat dengan baik.
Kami mencoba fitur pemantauan detak jantung. Prosesnya berjalan secara otomatis dalam beberapa detik, sebelum akhirnya arloji pintar menampilkan detak jantung pengguna. Dalam pengujian itu, kami menemukan detak jantung kami adalah 85 detak per menit. Normalnya, detak jantung manusia berada di kisaran 60 hingga 100 detak per menit.
Baterai Tahan Lama
Salah satu fitur unggulan Huawei Watch Fit 3 terletak pada baterainya.
Smartwatch Huawei ini memiliki baterai berkapasitas 400 mAh, yang diklaim bisa bertahan 10 hari dalam pemakaian maksimal, 7 hari dalam pemakaian biasa, dan 4 hari untuk pemakaian dengan mengaktifkan layar Always-on-Display (AOD).
Adapun menurut Huawei, masa pemakaian maksimal ini diukur berdasarkan 30 menit panggilan bluetooth per minggu, 30 menit pemutaran musik per minggu, pemantauan detak jantung selalu aktif, fitur Huawei TruSleep selalu diaktifkan setiap malam, rata-rata olahraga 90 per menit per hari dengan mengaktifkan GPS, notifikasi pesan diaktifkan (50 pesan, 6 panggilan, dan 3 alarm per hari), notifikasi pesan dihidupkan, dan layar perangkat menyala 200 kali per hari.
Melihat hal ini, pengguna kemungkinan bisa memiliki baterai yang lebih awet apabila tidak mengaktifkan banyak fitur saat menggunakan smartwatch.
Di sisi lain, pengguna yang mengaktifkan lebih banyak fitur tentunya bisa lebih boros daya. Jika baterai habis, nantinya pengguna dapat mengisi daya dengan menggunakan pin pengisi daya magnetis.
Konektivitas & Sistem Operasi
Untuk konektivitas, mendukung Bluetooth 5.2. Fitur ini, pengguna bisa menghubungkan smartwatch ke smartphone, kemudian menggunakan arloji pintar itu untuk menjawab panggilan telepon. Huawei Watch Fit 3 kompatibel dengan sistem operasi (OS) Android 8.0 atau lebih baru dan iOS 13.0 atau lebih baru.
Huawei tidak mengumbar sistem operasi yang dijalankan Watch Fit 3. Besar kemungkinan sistem operasi yang dijalankan sama seperti smartwatch Huawei sebelumnya, yakni HarmonyOS. Smartwatch tidak dibekali layanan dan aplikasi Google (Google Mobile Services/GMS). Jadi, pengguna tidak bisa menggunakan layanan dari Google seperti peta Google Maps. Sebagai penggantinya, pengguna dapat memanfaatkan toko aplikasi Huawei AppGallery untuk mengunduh berbagai macam aplikasi.
Spesifikasi Huawei Watch Fit 3 ini, dapat anda jangkau dengan harga sekitar 2jt sampai 2,4jt saja lho! Perbedaan harga terletak pada bagian tali, anda ingin tali fluoroelastomer atau tali kulit/nilon. Apakah kamu tidak ingin memilikinya? Apalagi, saat pertama kali launching di Indonesia akan memberikan anda benefit earbuds Huawei FreeBuds SE2.