Sejarah Euro, Nedim Bajrami cetak Gol Tercepat

Italia kebobolan gol kilat kala melawan Albania. Laga baru berjalan 23 detik, gawang Gianluigi Donnarumma jebol oleh Nedim Bajrami. Partai Grup B Euro 2024 antara Italia vs Albania digelar di Stadion BVB, Dortmund, Sabtu 15 Juni 2024 atau Minggu 16 Juni 2024 dini hari WIB.

Gli Azzurri (Si Biru), julukan Italia, yang menyandang status juara bertahan Piala Eropa, dibuat tersentak oleh gol kilat sang lawan. Nedim Bajrami bikin gol kala pertandingan baru berjalan beberapa detik.

Pemain Sassuolo itu bisa menggetarkan jala gawang Gianluigi Donnarumma pada detik ke-23! Sejarah Euro langsung berubah, karena berhasil lewati Totti, serta Tripoin Azzuri.

Italia tersentak oleh gol tercepat sepanjang sejarah Euro yang dibuat Nedim Bajrami dalam tempo 23 detik. Azzurri bangkit dan menang 2-1. Timnas Italia yang berstatus juara bertahan, sukses menuai hasil sempurna meski kemasukan gol kilat Nedim Bajrami.

Sepakan kaki kanan Nedim Bajrami yang bermain untuk klub Italia, Sassuolo, mengantar Albania unggul 1-0 baru berusia 23 detik. Torehan Bajrami itu merupakan gol tercepat di sepanjang sejarah Euro

Hasil Italia vs Albania, Sejarah Euro Terbaru

Italia Vs Albania memiliki hasil 2:1 yang mengubah sejarah Euro Terbaru. Karena, Kemenangan Italia ini membuktikan perkataan dari sang legenda, Alessandro Del Piero. Jelang pertandingan, Del Piero, yang bertugas sebagai pengamat untuk Sky Sport Italia, memberikan analisisnya.

“Saya melihat ketenangan di mata para pemain,” ucap Del Piero beberapa saat jelang duel.

Ketenangan ditunjukkan pasukan Italia besutan Spalletti yang mengawali laga kontra Albania dengan sangat buruk. Baru 23 detik laga berjalan, Azzurri sudah harus ketinggalan karena kemasukan gol Nedim Bajrami. Sebenarnya, Bajrami memanfaatkan kesalahan Federico Dimarco dalam melakukan lemparan bola kearah dalam. Bahkan, lemparan Dimarco tampak tanggung mengarah ke Alessandro Bastoni.

Bek Inter Milan itu pun ragu-ragu untuk menyambut si kulat bulat.Sehingga, Bola lantas dicuri oleh Bajrami yang kemudian melepaskan penyelesaian mematikan dengan kaki kanan. Tembakan keras Bajrami mengarah ke tiang dekat dan gagal diantisipasi oleh Gianluigi Donnarumma.

Italia tidak panik dan pelan-pelan menemukan ritme permainan. Pada menit ke-11, anak asuh Spalletti sudah mampu kembali menyeimbangkan skor. Bastoni yang gagal menyambut operan lemparan ke dalam dari Federico Dimarco dalam proses gol Bajrami, kini mampu berada di tempat dan momen yang tepat. Menempatkan diri di tiang jauh, Bastoni mampu menanduk masuk operan silang Lorenzo Pellegrini dalam sebuah situasi sepak pojok. Gol, Italia vs Albania 1-1. Hanya berselang lima menit, Italia bisa berbalik unggul lewat sepakan voli indah Nicolo Barella, memanfaatkan pantulan dari Federico Dimarco, sosok yang pada awal laga tak sempurna dalam melepas lemparan ke dalam.

Sepakan kaki kanan Barella melintir dan bersarang tepat ke arah kiri gawang Albania kawalan kiper Brentford yang dulu pernah membela Lazio, Thomas Strakosha. Itulah gol ke-10 Barella dalam 54 penampilan membela Italia. Gelandang beralias “Radiolina” alias radio saku itu sudah lebih tajam dari nama legendaris, Francesco Totti, yang mengemas sembilan gol dalam 58 penampilan untuk Azzurri.

Susunan Pemain Italia vs Albania

Italia (4-2-3-1):

Pelatih: Luciano Spalletti.

1-Donnarumma, 2-Di Lorenzo, 23-Bastoni, 5-Calafiori, 3-Dimarco (13-Darmian 83′); 8-Jorginho, 18-Barella (25-Folorunsho 90+2′); 7-Frattesi, 10-Pellegrini (16-Cristante 77′), 14-Chiesa (24-Cambiaso 77′); 9-Scamacca (19-Retegui 82′).

Albania (4-3-3):

Pelatih: Sylvinho. 23-Strakosha; 4-Hysaj, 6-Djimsiti, 5-Ajeti, 3-Mitaj; 21-Asllani, 20-Ramadani, 10-Bajrami (17-Muci 87′); 9-Asani (26-Hoxha 68′), 11-Broja (7-Manaj 77′), 15-Seferi (14-Laci 68′).