Pemberantasan Slot Online di Indonesia, Sulit Dilakukan?

Kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan situs slot online yang kerap menjadi sarana menggandakan uang berkali lipat secara instan hanya dengan bermain game bukan? Bahkan, pemerintah berupaya lakukan pemberantasan slot online di Indonesia yang nyatanya cukup sulit dilakukan. Karena, sejumlah masyarakat telah kecanduan dan menjadikan situs slot online rutinitas dirinya untuk mencari pundi – pundi uang yang bisa saja menguntungkan untuk dirinya ataupun merugikan kehidupannya.

Kegiatan ini, termasuk illegal dalam Indonesia dan berdampak cukup negatif ditengah masyarakat. Terlilit hutang sampai meningkatnya kasus bunuh diri di Indonesia, bahkan kasus terbaru ada seorang aparat kepolisian di Mojokerto, Jawa Timur menjadi korban pembakaran oleh istrinya yang juga berprofesi sebagai polisi. Sang istri mengaku, aksinya pada pagi itu sudah benar-benar menguras kesabaran dirinya.

Karena, suaminya suka sekali bermain slot online menggunakan uang belanja dan mengganggu kebutuhan hidup mereka. Meskipun hak masing – masing pribadi untuk menghamburkan uang demi menang main slot online, tapi kegiatan illegal ini telah merugikan banyak pihak yang mengharuskan pemerintah bertindah untuk lakukan pemberantasan slot online di Indonesia.

Alasan Sulit lakukan Pemberantasan Slot Online di Indonesia

Alasan pemerintah cukup sulit lakukan pemberantasan slot online di Indonesia, karena Judi Slot Online berhubungan erat dengan finansial yang membuat siapapun akan tergoda dan mencobanya. Banyak sekali korban yang mengaku susah mengontrol nafsu untuk lakukan putaran spin dengan tergesa – gesa hingga mereka mengalami kekalahan, tapi meskipun sudah kalah mereka tak menyerah hingga seluruh uangnya terbakar begitu saja tanpa jejak. Oleh sebab itu, pengamat keamanan siber, Alfons Tanujaya mengungkapkan akar permasalahan sulitnya lakukan pemberantasan slot online, karena masyarakat memiliki literasi finansial dan digital masyarakat cukup rendah.

Jika literasi finansial dan digital baik, masyarakat akan tahu bahwa judi online secara teknis tidak mungkin menang berkali lipat ganda dalam sekejap, karena hasil slot sudah ditentukan oleh bandar.

Meskipun terkadang ada yang benar – benar menang karena tingkat keberuntungan cukup baik, tapi sedemikian rupalah pemrogramannya. Jika tidak diatur, kata dia, bandar akan rugi dan banyak yang sudah tutup. “Bandar makin banyak, artinya ya bandar menang bukan pemain yang menang,” ujarnya.

Korban biasanya akan diberikan kesempatan menang terlebih dahulu untuk memancing rasa candu.

Di sisi lain, jika literasi finansial baik, masyarakat tentu akan mengetahui dan memahami cara mengelola keuangan dengan baik. “Tidak terjerumus dan mengharapkan penghasilan sendiri online yang sebaliknya malah membuat mereka makin terpuruk,” tutur Alfons.

Selain itu, pemerintah juga memiliki kesulitan dalam pemberantasan slot online secara tuntas.

Alfons mengakui, membasmi judi slot online secara tuntas bukan perkara mudah karena akses kegiatan ilegal di Tanah Air ini, diperbolehkan di luar negeri. Tidak hanya itu, membabat habis judi slot online juga sulit karena menyangkut multiaspek dan tidak bisa diselesaikan hanya dengan pemblokiran situs oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo).

Menurut dia, pemberantasan kejahatan yang telah menyengsarakan korban ini perlu melalui koordinasi dengan pihak terkait, seperti kepolisian, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

“Tidak bisa diselesaikan oleh Kemenkominfo saja dengan blokir,” ucap Alfons

Hal tersebut tampak dari lahirnya situs-situs slot terbaru, meski Kemenkominfo telah memblokir 1,9 juta konten judi sejak Juli 2023 hingga Mei 2024. Sebenarnya, penyebaran judol di Indonesia masih bisa ditekan seminimal mungkin. Apalagi, pemerintah telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Slot Online secara khusus di Indonesia.

Alfons mengatakan, keberadaan satgas yang tidak setengah hati dalam bekerja secara teknis sudah cukup mampu untuk menekan penyebaran judi slot online. Pasalnya, mereka telah dibekali dengan perangkat dan wewenang yang cukup memadai untuk menjalankan tugasnya.

Namun, fakta di lapangan justru mengungkapkan bahwa situs-situs judol masih merajalela hingga sekarang. Pakar keamanan siber itu pun menilai, salah satu masalah utama pemberantasan judi slot online ada pada kemauan satgas dan masyarakat itu sendiri.

“Menjalankan dengan setengah hati karena ada faktor lain, seperti kurang peduli karena tidak ada budget atau malahan bekerja sama dengan pengelola judi,” kata dia.

Alfons menyampaikan, jika memiliki kemauan, pemerintah dapat mulai menekan judi online dengan menindak pelaku serta afiliasi atau kaki tangannya.  “Secara teknis (pelaku dan afiliasi) mudah diidentifikasi dan akan menampilkan nomor kontak dan nomor rekeningnya pada setiap iklan judi online,” ungkapnya.